Sekilas Info

Univ. Budi Luhur ‘Ajak Jadi Profesional di Bidangmu’

Universitas Budi Luhur di Jl. Petukangan Utara Jakarta Selatan.

Jakarta, RuangJurnalis.com – Universitas Budi Luhur mengajak calon mahasiswa Pasca Sarjana Menjadi Prefesional di Bidangnya. Hal ini terungkap dalam diskusi Open House Universitas Budi Luhur dengan Tema "Jadi Profesional di Bidangmu," Sabtu (27/6). Diskusi tersebut mengupas bagaimana pentingnya pendidikan S2 (Magister) di tengah semakin berkembangnya ilmu pengetahuan di dunia modern. Universitas Budi Luhur dalam keyakinannya siap mengarahkan para mahasiswa S2 menjadi seorang prefesional handal. Pentingnya pendidikan S2, mengemuka di tengah kondisi pandemic Covid-19 saat ini, yang tentu membutuhkan keprofesionalitasan dalam mengambil sebuah keputusan dengan memperkecil imbas negatif dalam keputusan tersebut.

Dalam realisasinya Univ. Budi Luhur telah meluluskan para magister yang kini telah survive dalam industry di tanah air khususnya. Dari mulai sebagai professional pengajar atau dosen, hingga ,menjadi seorang professional dalam bidang IT, komunikasi dan sebagainya. Bahkan diakui pula, bagaimana sebuah jabatan di suatu instansi atau korporasi tidak terlepas dari sebuah titel atau pendidikan yang mengharuskan disandang oleh sang empu jabatan.

Rektor Unibersitas Budi Luhur Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., MM, dalam pembukaan Webinar Ngampozz menyampaikan, Universitas Budi Luhur tentunya tidak lengah dalam upaya melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat. Dengan melibatkan mahasiswa, dan masyarakat sekitar, Univ. Budi Luhur sudah mempu melakukan kuliah kerja nyata baik di Jakarta, Jawa, Sumatra dan beberapa kota lainnya.

“Untuk kerjasama UBL sudah banyak sekali melakukan kerjasama baik nasional maupun Internasional. Hingga tahun 2020 ini kita sudah melakukan 101 tandatangan MoU, MoE maupun kerjasama. Perjanjian kerjasama tersebut melibatkan institusi pemerintah pusat dan daerah, swasta, perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negeri,” ungkapnya, Sabtu (27/6).

Salah satu program Kampus dalam menekan penyebaran Covid-19 di Kampus dengan melakukan cek suhu kepada siapapun yang ingin memasuki lingkungan Kampus Budi Luhur.

Sementara itu, Dosen Magister Management Universitas Budi Luhur Dr. Setyani Dwi Lestari, SE, dalam acara yang dipandu oleh Kepala Kerjasama Universitas Budi Luhur Joko Sutrisno M. Kom ini menyampaikan, bagaimana penyerapan tenaga kerja untuk lulusan S2 saat ini menjadi kewajiban pendidik atau dosen. Pendidik atau dosen masih dibutuhkan seluruh kampus di Indonesia. Untuk itu, peluang dunia kerja bagi para lulusan S2 tentunya masih sangat besar.

“Saya tidak worry menjadi ahli atau master karena menjadi kebutuhan perguruan tinggi . Perbedaan sarjana dan magister saat menjadi sarjana hanya sekedar paham, di mana saat menjadi master akan mampu menjelaskan dan mengimplementasikan tempat anda mau bekerja maupun suatu saat menjadi second pekerjaan yang lain," paparnya.

"Anda bisa menerapkan apalagi menjadi ahli. Ahli dibidang perusahaan bisa menjadi usaha mandiri. Bagaimana mengelola usaha mandiri khususnya di masa pandemic personil dan karyawan yang sedang di rumahkan. Ini yang menjadi poin penting calon lulusan magister. Tentu saja dengan pengetahun yang lebih mendalam mampu melihat masa depan jauh lebih cepat. Mengatisipasi korupsi, mengantisipasi perusahaan mau masuk ke jurang,” tambahnya.

Menanggapi paparan Dr. Setyani, Dosen Magister Akuntansi Dr. Sugeng Riyadi Ak, M.Si mengungkapkan dari data empiris yang didapatkan dari kalangan ASN atau pemerintahan, untuk menduduki jabatan eselon tiga  dan seterusnya minimal harus S2. “Kalau ingin menduduki eselon tiga ke atas syaratnya harus S2. Artinya punya peluang dan nilai tambah kalau tidak menyandang (pendidika S2) belum bisa menduduki jabatan tersebut,” ungkapnya.

Dia menambahkan, kemampuan managerial seorang yang berpendidikan S2 akan bertambah, kreatifitas bertambah. “Sehingga, ketika menemukan masalah akan memiliki berbagai alternative masalah sehingga menjadi keputusan lebih baik karena sudah terbiasa melakukan analisis,” imbuhnya.

Untuk itu, dalam acara yang di moderatori oleh M. Alfan Harahap S. Sos, M.M, M. Kom ini diinformasikan demi memberikan kemudahan kepada calon ataupun mahasiswa yang telah menganyam pendidikan di Universitas Budi Luhur dalam program Pasca Sarjana, Kampus Budi Luhur menyelenggarakan perkulihan pada hari sabtu atau libur.

“Kemudahan kuliah S2 di Univ. Budi Luhur cukup mudah. Karena kuliah dilakukan pada hari Sabtu atau hari libur. Jadi yang memiliki pekerjaan, karirnya tidak akan terganggu. Jadi yang mau kuliah di Budi Luhur kuliahnya dititik beratkan di hari Sabtu.Kalau ada tugas kerja, bisa diizinkan kepada doden, dengan catatan jangan keseriangan,” jelas .

Sebagai informasi, Universitas Budi Luhur dalam Program Pasca Sarjana atau Magister membuka prodi antara lain Magister Managemen, Magister Akuntansi, Magister Ilmu Komunikasi, Magister Ilmu Komputer, dengan penawaran biaya yang kompetitif dan kemudahan pembayaran jika dibandingkan dengan kampus-kampus lain dengan program yang sama.

Penulis:

Baca Juga