Sekilas Info

Surplus. id Perangi Sampah Berharap Dukungan Pemerintah

Muhammad Agung Saputra CEO & Founder Surplus.id (foto redaksi RJ.com)

Jakarta, RJ. com - Menurut FAO, sampah makanan di Indonesia mencapai 13 juta ton tiap tahunnya. Dan Indonesia sebagai peringkat dua penghasil sampah makanan terbanyak dunia. Kontribusi besar terbuangnya makanan berasal dari hotel, restoran, katering, supermarket dan perilaku masyarakat yang gemar menyisakan makanannya.

Berdasarkan Food Sustainability Index 2017 yang dirilis oleh The Economist Intelligence Unit (EIU), terdapat hampir satu miliar orang menderita kelaparan, namun sepertiga makanan hilang atau terbuang. Limbah makanan ini sesuai dengan empat kali jumlah yang dibutuhkan untuk memberi makan masyarakat yang menderita kurang gizi di seluruh dunia.

Ia berharap ada aturan di dalam negeri seperti di luar negeri yang mengatur pembatasan food waste perhari atau perminggunya. Dan dikenakan denda untuk restoran atau toko makanan yang menghasilkan makanan berlebih dan di dukung regulasi yang tepat.

Segmentasi yang dibidik surplus.id saat ini ialah toko yang menghasilkan food waste atau lima makanan besar seperti toko roti dimana toko roti biasanya dibuat hari itu malam harinya dibuang karena sifatnya organik.

Toko buah dalam hal ini ritel modern seperti Indomaret, mereka biasanya sudah mengupas buah dan bila dalam 7 jam tidak laku terjual  biasanya mereka membuangnya. Sama dengan toko buah lainnya, Hypermart dan hotel restoran.

Ketika ditanyakan adakah injeksi permodalan dalam merintis startup berbasis lingkungan ini, dikatakannya, surplus ini dimulai akhir September 2019 dengan bootstrap dan dukungan keluarganya.

“Saya membuat marketplace ini bukan semata untuk profit seperti marketplace lain. Passion saya lebih kepada dampak lingkungan. Kita hanya mengambil 10 persen setiap transaksi,” jelasnya.

Saat ini sudah ada beberapa merchant yang bergabung seperti Merchant Halal Bro´s, Terra Restaurant di Senopati, cutt & grill,di mana merchant daat ini baru di Wilayah Jakarta Selatan terlebih dahulu baru di pusat.  Marketplace ini akan diluncurkan Februari ini.

Ia menambahkan, cara kerja surplus.id jika ada  toko roti atau toko buah sudah mau tutup jam 10. 00 malam maka jam 09.00 malam mengupload  makanan berlebih sama seperti mengupload di instagram, isi deskripsi dan jam pengambilan . Dan si konsumer  melihat foto yang telah di upload langsung klik booking dan bayar sebelum menjemput bisa go send.

“Diskon 50 persen dan ini harus dijual setengah harga. konsumer pasti aware,”. Kini platform tersebut baru bisa diunduh di google playstore.

Penulis:

Baca Juga