Sekilas Info

Masa Pendemi Bukan Halangan KMAyT Ayu Kencono Larang Raih Penghargaan

KMAyT Wina Ayu Kencono Larang saat menerima penghargaan Ibu Indonesia Achievment Profesional & Leadership Awards 2020 dari Mediatama Awards pada Jumat (24/7)

Jakarta, RuangJurnalis.com – Memotivasi, sudah menjadi tugas dan pekerjaannya. Di tengah hiruk pikuk pandemi Covid-19, justru pemilik nama lengkap KMAyT Wina Ayu Kencono Larang menorehkan prestasi dengan menyabet penghargaan Ibu Indonesia Achievment Profesional & Leadership Awards 2020 dari Mediatama Awards pada Jumat (24/7).

Dalam karirnya, Wina membangun karakter diri dan memiliki jiwa kepemimpinan bukanlah perkara mudah untuk didapatkan. Menempuh berbagai proses kehidupan pun dinilai belum dapat sepenuhnya menjadikan seseorang menjadi dewasa dalam bersosial dan bersikap, seperti apa yang dirasakan.

Penghargaan didampuk kepada dirinya karena dinilai berhasil meningkatkan kinerja yang positif dalam lingkungan perusahaan baik instansi pemerintah maupun swasta lewat program pelatihan kepemimpinan Mind Power Management.

“Penghargaan ini adalah kedua kalinya yang saya terima di tahun 2020, seharusnya yg keempat namun yang dua event Awards lainnya ditunda karena pandemi. Dengan menerima penghargaan bisa membuat kita lebih banyak lagi belajar, terus mencermati apa yang telah kita perbuat, kesalahan atau pun kebaikan,” ujar Wina Ayu dalam acara penerimaan penghargaan.

Selain memberikan materi pelatihan kepada instansi dan perusahaan, wanita yang identik dengan pakaian tradisional kebaya itu juga turut memberikan bimbingan personal tidak terbatas pada kalangan tertentu.

“Saya memberikan motivasi atau bimbingan tidak terbatas pada kalangan tertentu saja, bisa profesional, pejabat, kepala daerah, atau siapa saja yang membutuhkan,” tambahnya.

Di dalam memberikan motivasi kepada khalayak dirinya mengedepankan pendekatan psikilogi dan komunikasi yang mudah dipahami hingga seluruh peserta dapat menerima dengan baik.

Tidak hanya itu, meski di luar kelas atau jam pelatihan Wina tidak segan-segan melayani konsultasi dari para kliennya atas permasalahan yang tengah dihadapi terkait apa yang telah dipelajari.

Pada malam penyerahan penghargaan Wina mendapat kesempatan untuk memberikan motivasi kepada seluruh yang hadir. Ia menyampaikan bahwa hidup adalah pembelajaran dan perbaikan.

Adapun ungkapan yang patut menjadi catatah adalah “Saat kita diberi kesempatan bangun di esok hari, Tuhan memberikan kesempatan kita untuk melakukan hal yang lebih baik dari hari kemarin”.

Saat diberikan kesempatan untuk memberikan kesan pesan atas Awards yg diterima Wina Ayu menyampaikan dengan singkat tapi sarat makna

KMAyT Wina Ayu Kencono Larang bersama dengan deretan penerima penghargaan Indonesia Achievment Profesional & Leadership Awards 2020 dari Mediatama Awards.

“Saya selaku Founder of Mind Power Management mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini. Kenapa saya memilih nama Mind Power Management, karena segala sesuatu sumber kekuatan kita ada di pikiran kita, penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh perempuan Indonesia, Jadilah perempuan hebat tanpa merupakan kodrat,” tuturnya, seraya disambut riuh tepukan tamu undangan.

Sama seperti sektor lainnya, pelatihan publik yang kerap Wina lakukan juga terimbas pandemi Covid-19, ia mengakui kegiatan pelatihan secara tatap muka langsung tidak lagi bisa dilakukan selama pandemi.

“Jujur kegiatan menurun signifikan, karena kegiatan saya melibatkan orang banyak bahkan di kelas saja bisa hingga ratusan, di daerah pernah sampai 600 orang dalam satu ruangan, sehingga selama pandemi ini otomatis terhenti. Paling hanya webinar,” ucapnya.

Tapi, lanjut Wina, dengan adanya pandemi ini saya bersyukur bisa berkumpul dengan keluarga. Selama ini saya sangat jarang bertemu atau berkumpul bersama keluarga karena alhamdulillah saya dipercaya menjadi pelayan masyarakat Indonesia.

Prihatin Atas Pendidikan di Masa Pandemi

Kegiatannya yang juga bersinggungan dengan dunia pendidikan itu membuatnya berkomentar atas keprihatinannya di tengah pandemi saat ini di mana para pelajar kebingungan dengan pola pengajaran lewat virtual atau daring.

“Bagi mahasiswa atau juga pelajar tingkat atas seperti SMA, belajar online mungkin sudah biasa, tapi tidak untuk tingkat dasar di SD atau SMP. Tingkat pemahaman mereka berbeda,” kata ibu enam anak ini.

Menurutnya, baik pengajar maupun orangtua harus bisa memahami dan mengerti mood anak sehingga diharap tidak memaksakan kepada anak-anak misal dalam mengerjakan tugas.

Batik menjadi ciri khas wanita asal Solo ini.

”Saya pendidik juga walaupun yang peserta didik saya. Saya lebih nyaman dengan menyebutnya klien. Mereka jauh mudah diarahkan karena sudah dewasa, saya coach public speaking, personality, moral etika dan lainnya bukan pendidikan dasar yang peserta didiknya anak-anak yang harus dituntun dan butuh pemahaman ekstra, saya mengajak teman-teman pendidik ayo sama-sama kita memahami dalam memberikan tugas kepada anak-anak agar dapat mudah dipahami dan anak tidak merasa tertekan ditengah kondisi terlalu lama dirumah,” ungkap Wina.

Rentetan Penghargaan

Sederet penghargaan yang pernah didapat dari berbagai lembaga baik pemerintah maupun swasta diperolehnya karena ia memiliki banyak keahlian. Selain menjadi motivator, Wina juga seorang coach public speaking, coach personality, coach moral etika, master mind control management, Founder MPM (Mind Power Management), coach acting, dan coach modelling. Keahlian yang dimilikinya ini dijadikan bekal untuk berbagi kepada banyak orang dengan menjadi pembicara di beberapa daerah.

Di atas panggung catwalk, Wina adalah Peragawati Terbaik DIY 1997-1999, Peragawati Terbaik DIY Jateng 1998-1999, Dara Ayu Yogya 1998 dan Putri Wisata DIY 1997.

"Perempuan bagi saya adalah sosok yang tangguh. Memang ada juga perempuan yang manja ya. Semua itu kan pilihan. Tapi saya lebih salut dengan perempuan yang tetap melangkah dan tetap bergerak. Karena semua perempuan itu berprestasi pada bidangnya masing-masing. Jadi prestasi itu bukan ditandai dengan banyaknya penghargaan. Jujur, dari sekian banyak penghargaan yang saya dapat, gelar terhebat saya cuma dua. Pertama jadi super mom dari enam anak saya dan istri solehah dari suami saya," pungkas KMAyT Wina Ayu Kencono Larang.

Penulis:

Baca Juga